Sejarah Desa

“SEJARAH DESA HUTADAA”

Pada zaman dahulu daerah Gorontalo masih digenangi air, daerah yang di diami oleh manusia terletak  di dekat Gunung Tilongkabila daerah Suwawa. Seiring waktu daerah tersebut mulai padat penduduknya dan berdampak pada mata pencaharian, pada suatu waktu mereka melihat burung terbang dari arah barat dan timbul pemikiran merka bahwa disebelah barat sudah ada daratan rendah, kemudian mereka berniat untuk mencari daerah tersebut. Sebelum berangkat mereka pamitan kepada teman-temannya dengan mengucapkan “de mate” mereka akan kembali, sehingga daerah yang mereka temui tersebut dinamai daerah “demamate”. daerah tersebut pun mulai di datangi oleh masyarakat dari suwawa yang selanjutnya untuk tertibnya daerah tersebut maka mereka memilih ketua kelompok dan menamai tempat itu dengan nama “dumati’. pada masa pemerintahan raja tilahunga daerah tersebut mulai padat dan terpaksa mereka mencari tempat lain. Seperti cara sebelumnya untuk mencari dataran lain mereka berpedoman pada arahnya burung-burung yang kembali pada sore hari. Burung- burung tersebut terbang dari arah selatan sehingga arah tersebut mereka telusuri dan sampailah pada satu daerah yang rendah airnya yang dalam bahasa Gorontalo disebut “mohuta daa” sehingga kemudian mereka menamai daerah tersebut dengan nama “hutadaa”.